Lima Tingkat Motivasi Karyawan

Motivasi karyawan bisa menjadi tantangan yang cukup besar. Keputusan tentang seberapa besar komitmen seorang karyawan terhadap organisasi, divisi atau tim, sepenuhnya tergantung pada individu tersebut. Oleh karena itu, langkah pertama untuk memotivasi karyawan adalah terlibat dengan setiap individu. Cari tahu apa yang membuatnya tergerak. Tujuan artikel ini adalah untuk mengetahui apa yang harus dicari ketika Anda terlibat dengan individu tersebut.

Banyak pemimpin membuat kesalahan dengan menerapkan strategi motivasi tunggal untuk semua karyawan mereka. Faktanya adalah bahwa hal-hal yang berbeda dapat memotivasi karyawan yang berbeda. Jadi bagaimana Anda menemukan formula yang tepat untuk setiap karyawan?

Loyalty Institute di Aon Consulting melakukan penelitian ekstensif tentang komitmen karyawan. Mereka datang dengan lima pendorong motivasi karyawan, juga dikenal sebagai piramida kinerja.

Ini bekerja sangat mirip dengan Hirarki Kebutuhan Marslow di mana tingkat pertama kebutuhan motivasional pertama perlu dipenuhi, sebelum kebutuhan muncul di tingkat berikutnya. Itu tidak dimaksudkan seperti itu. Itu hanya terjadi untuk bekerja seperti itu.

Piramida kinerja dapat memberikan beberapa panduan bagus untuk mengetahui apa yang harus dicari ketika Anda terlibat dengan karyawan Anda. Mari kita lihat kelima level tersebut dan lihat bagaimana hal itu dapat membantu Anda menemukan cara untuk memotivasi karyawan.

Level 1: Keselamatan dan Keamanan

Seiring dengan rasa sejahtera fisik, harus ada keyakinan psikologis bahwa lingkungan bebas dari rasa takut, intimidasi, atau pelecehan.

Level 2: Hadiah

Ya, Anda tahu itu. Kebanyakan orang tidak akan datang bekerja besok jika mereka memenangkan lotre besar hari ini. Ini adalah persepsi bahwa organisasi berusaha untuk memenuhi kebutuhan kompensasi dan tunjangan karyawan.

Level 3: Afiliasi

Ini adalah rasa memiliki. Ini termasuk menjadi “tahu” dan menjadi bagian dari tim. Di sinilah perbedaan nilai pribadi dan organisasi dapat berdampak besar pada motivasi.

Level 4: Pertumbuhan

Karyawan ingin memiliki keyakinan bahwa prestasi sedang berlangsung. Saya mungkin merasa aman, mendapatkan semua uang yang saya inginkan dan merasa menjadi bagian dari tim. Tetapi jika tidak ada peluang pertumbuhan, saya mungkin berpikir untuk meninggalkan perusahaan.

Level 5: Harmoni Kerja/Hidup

Istilah ini berbicara untuk dirinya sendiri. Seseorang mungkin memiliki semua hadiah yang dia inginkan, tetapi cepat atau lambat dia akan kehabisan energi jika mereka tidak punya waktu untuk menghabiskannya untuk hal-hal lain yang mereka inginkan.

Kelima level atau tingkatan motivasi yang dimiliki karyawan menunjukkan bahwa ada berbagai hal yang mendorong setiap karyawan dalam menunjukkan kualitas kerja atau performanya. Setiap karyawan bisa saja memiliki contoh motto hidup bijak yang berbeda dalam mempertahankan motivasinya untuk menjadi karyawan terbaik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *